Moskow, Rusia. 24 Maret 1921. Di situlah Vasily Vasilyevich Smyslov memasuki dunia. Ia akan meninggalkannya pada 27 Maret 2010, hanya tiga hari setelah ulang tahunnya yang ke-89.
Dia bukan pemain yang berisik. Dia tidak mencolok. Smyslov adalah seorang master catur Rusia yang memiliki kesabaran. Kemudian presisi posisi. Lalu teknik endgame yang begitu ketat hingga bisa menghilangkan harapan lawan.
Kekecewaan Tahun 1957 Terhadap Botvinnik
Kebanyakan penggemar catur mengenal Mikhail Botvinnik. Dia adalah mesinnya. Favorit Soviet. Pria yang diharapkan semua orang untuk mendominasi dunia catur abad pertengahan.
Kemudian tibalah tahun 1957.
Smyslov naik ring dan merebut gelar juara dunia dari Botvinnik. Ini merupakan kejutan besar. Bukan karena Smyslov tidak dikenal. Dia dihormati. Tapi Botvinnik adalah standarnya. Mengalahkannya membutuhkan lebih dari sekedar keterampilan. Untuk itu diperlukan pengendalian khusus yang mencekik.
Smyslov menunjukkan tangannya melalui tekanan pelan. Dia tidak menerobos posisi itu. Dia mengungguli. Dia menunggu. Dan ketika waktunya tepat, dia menyerang.
Pertandingan Kembali
Gelar tersebut tidak bertahan lama di tangan Smyslov.
Pada tahun 1958, Botvinnik membalas dendam. Pertandingan kembalinya adalah pertandingan yang berbeda. Smyslov memegang mahkota hanya selama satu tahun. Botvinnik merebut kembali gelar tersebut. Siklus ini—menang, lalu kalah kembali—merupakan bagian yang menjadikan era ini begitu menarik.
Smyslov tidak pernah memenangkan Kejuaraan Dunia lagi. Namun perjalanan tahun 1957 itu tetap menjadi salah satu babak paling elegan dalam sejarah catur.
Buku untuk Terobsesi pada Endgame
Jika Anda ingin melihat bagaimana pemikiran Smyslov, lihatlah bukunya tahun 1983: Smyslov’s 125 Selected Games.
Ini bukanlah kumpulan pengorbanan yang mencolok. Ini adalah studi yang halus. Buku ini menampilkan seni akhir permainannya. Anda bisa melihat bagaimana dia memeras air dari batu. Bagaimana dia mengubah sedikit keuntungan menjadi kemenangan yang tak terelakkan.
Gayanya tepat. Itu bersih. Itu sabar.
Ada alasan mengapa siswa catur masih mempelajari permainannya beberapa dekade kemudian. Di era perhitungan brute force, Smyslov menawarkan sesuatu yang lebih langka.
Kontrol.
Dia meninggal di Moskow. Permainannya masih tersisa. Mereka masih mengajar.