Abiogenesis. Kedengarannya teknis. Dia. Tapi itu juga merupakan kisah asal muasalnya.

Pengucapannya sederhana: Ay-bye-oh-JEN-ih-sis.

Apa sebenarnya maksudnya? Ini adalah proses munculnya kehidupan dari benda mati melalui reaksi kimia. Kami masih belum mengetahui mekanisme pastinya. Teori sangat bervariasi. Beberapa orang menunjuk pada sambaran petir. Percikan ini diduga berupa air orak-arik, metana, amonia, dan hidrogen. Hasilnya? Asam amino dan gula—bahan penyusun dasar.

Teori lain fokus pada ventilasi laut dalam. Reaksi kimia di lingkungan yang gelap dan bertekanan tinggi mungkin menjadi pemicu langkah pertama ini.

Ini tidak sama dengan generasi spontan. Jangan bingung antara keduanya. Generasi spontan berpendapat bahwa makhluk hidup—seperti belatung—muncul langsung dari daging yang membusuk. Masuk akal jika Anda melihat makanan membusuk. Namun Louis Pasteur membantahnya pada tahun 1880-an. Ia menunjukkan mikroba hanya tumbuh dari mikroba yang sudah ada sebelumnya.

Jadi, kapan abiogenesis sebenarnya terjadi? Kemungkinan lebih dari 3,7 miliar tahun yang lalu. Kejadian itu, apa pun penyebab spesifiknya, mungkin menjadi alasan Anda membaca artikel ini sekarang.

Perbedaan Abiogenesis dan Generasi Spontan

Mengapa perbedaan ini penting? Karena selama berabad-abad, orang percaya bahwa kehidupan muncul begitu saja. Seekor tikus mati menciptakan tikus lain? Tidak. Itu adalah kepercayaan lama.

Pasteur mengubah permainan. Eksperimennya membuktikan bahwa kehidupan tidak muncul begitu saja. Itu berasal dari kehidupan sebelumnya.

Namun hal ini menyisakan pertanyaan besar: Jika kehidupan tidak dapat menciptakan dirinya sendiri, dari manakah kehidupan pertama berasal?

Abiogenesis mengisi kesenjangan itu. Ini bukan tentang lalat yang muncul di daging. Ini tentang kimia kompleks yang berkembang menjadi biologi sederhana. Seiring waktu. Tanpa memerlukan orang tua yang sudah ada sebelumnya.

Dimana Kita Mencari Jawaban?

Jika Anda bertanya di mana menurut para ilmuwan hal ini dimulai, petunjuknya tersebar.

  • Sup Primordial : Gagasan bahwa lautan di masa awal bumi adalah bahan kimia.
  • Ventilasi Hidrotermal : Cerobong asap laut dalam yang menyediakan panas dan mineral.
  • Panspermia : Kehidupan yang datang dari luar angkasa (walaupun hal itu hanya memindahkan masalah ke tempat lain).

Kami tidak memiliki satu pun jawaban yang dikonfirmasi. Rekornya sudah lama. Fragmen batuan pada masa itu jarang ditemukan. Tanda tangan kimia memudar.

Tetap saja, itu

попередня статтяSpace Force memperluas Golden Dome dengan satelit pelacak rudal senilai $1,75 miliar
наступна статтяIlmuwan UCLA mengumpulkan dana untuk penelitian marmut melalui OnlyFans