Sekeluarga berang-berang Eurasia telah diperkenalkan kembali ke Southill Estate dekat Biggleswade, menandai kembalinya spesies tersebut ke pedesaan Bedfordshire untuk pertama kalinya dalam empat abad.
Pelepasliaran tersebut, yang dilakukan setelah perencanaan cermat dan persiapan habitat selama dua tahun, mencakup seekor jantan dewasa, seekor betina dewasa, dan dua ekor. Inisiatif ini mewakili tonggak penting dalam konservasi satwa liar lokal dan pengelolaan lanskap.
Merekayasa Ekosistem yang Tangguh
Berang-berang sering digambarkan sebagai “insinyur ekosistem”. Ini bukan sekadar metafora; perilaku alami mereka dalam membangun bendungan secara mendasar mengubah bentang alam sehingga menguntungkan berbagai spesies lainnya.
Dengan mengatur aliran air, berang-berang membantu:
– Menciptakan ketahanan terhadap kekeringan: Bendungannya memperlambat pergerakan air, membantu mempertahankan kelembapan tanah selama musim kemarau.
– Memulihkan hidrologi alami: Melalui aktivitasnya, mereka menciptakan lahan basah yang berfungsi sebagai penyaring alami dan mitigasi banjir.
– Meningkatkan keanekaragaman hayati: Kolam dan aliran air lambat yang dihasilkannya menyediakan habitat bagi serangga, ikan, amfibi, dan burung.
Proses Reintroduksi Bertahap
Proyek ini merupakan upaya kolaboratif yang dipimpin oleh perusahaan restorasi alam Restore dan pemilik perkebunan, Charles Whitbread. Untuk memastikan berang-berang dapat berkembang biak, tim menghabiskan waktu dua tahun untuk mempersiapkan lokasi, yang meliputi pembangunan pagar berpagar, pembuatan kolam baru, penanaman pohon willow, dan “menggoyangkan kembali” parit untuk memulihkan aliran air yang lebih alami.
Pelepasan ini dilakukan dalam dua fase berbeda untuk menjamin stabilitas koloni baru:
1. Gelombang Pertama: Seekor jantan dewasa dan dua ekor kit didatangkan dari Skotlandia.
2. Gelombang Kedua: Seekor betina dewasa, yang telah menjalani rehabilitasi selama 14 bulan di Wildwood Trust untuk mempersiapkannya menghadapi kehidupan di alam liar, diperkenalkan beberapa hari kemudian.
Menyeimbangkan Produksi dan Pelestarian
Proyek ini menyoroti tren yang berkembang dalam pengelolaan lahan: integrasi penggunaan lahan produktif dengan pemulihan alam. Daripada memilih antara pertanian atau konservasi, Southill Estate beralih ke model di mana keduanya dapat hidup berdampingan.
Charles Whitbread mencatat sulitnya proses tersebut, menggambarkannya sebagai “perjalanan panjang dan kompleks” yang penuh dengan tantangan yang tidak terduga. Namun, melihat hewan-hewan tersebut berhasil berenang di habitat barunya membuat upaya ini tidak sia-sia.
“Akhirnya melihat berang-berang dilepaskan dan berenang di lanskap sungguh menakjubkan, dan sesuatu yang tidak akan saya lupakan.” — Charles Whitbread, Pemilik Perkebunan
Kesimpulan
Kembalinya berang-berang Eurasia ke Bedfordshire lebih dari sekedar kisah sukses satwa liar; ini merupakan langkah fungsional menuju pembangunan lanskap yang lebih berketahanan dan aman terhadap air. Melalui rekayasa habitat yang cermat, keluarga kecil ini siap memulai proses panjang revitalisasi ekosistem lokal.

























