Misi Artemis II akan mencapai tonggak sejarah. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, manusia siap untuk menjelajah lingkungan dalam Bulan, melakukan perjalanan ke bagian Bulan yang tersembunyi dari pandangan manusia selama beberapa dekade.
Saat para kru mengorbit sisi jauh bulan, mereka akan mendorong batas-batas eksplorasi manusia, memecahkan rekor jarak baru dari Bumi dan menawarkan perspektif langka tentang tetangga angkasa kita.
Garis Waktu Misi: Momen Penting yang Perlu Diperhatikan
Karena Bulan merupakan penghalang fisik yang sangat besar, para kru akan mengalami periode keheningan radio saat mereka lewat di belakangnya. Meskipun Anda tidak dapat menonton umpan video langsung selama pemadaman listrik, garis waktu berikut menandai momen paling penting dari misi tersebut (semua waktu di Waktu Bagian Timur ):
- 18:44 – Pemadaman Dimulai: Pesawat ruang angkasa bergerak ke belakang sisi jauh Bulan, memutus kontak radio langsung dengan Bumi.
- 19:02 – Pendekatan Bulan Terdekat: Pesawat luar angkasa Orion akan mencapai titik terdekatnya dengan Bulan, melewati sekitar 4.070 mil dari permukaan.
- 19:07 – Rekor Jarak Baru: Para kru akan mencapai jarak maksimum mereka dari Bumi—252.760 mil. Ini akan menjadi rekor perjalanan manusia terjauh yang pernah dilakukan dari planet asal kita.
- 19:25 – Membangun Kembali Kontak: Komunikasi dilanjutkan. Para kru diperkirakan akan menyaksikan “Earthrise”, melihat planet kita muncul di cakrawala bulan.
- 20:35 – Gerhana Matahari: Saat misi melanjutkan lintasan kembalinya, para astronot akan mengalami gerhana matahari dari sudut pandang unik mereka.
Mengapa “Sisi Jauh” Penting
Sisi jauh Bulan pada dasarnya berbeda dengan sisi yang kita lihat setiap malam. Ia memiliki kerak yang jauh lebih tebal dan kepadatan kawah yang jauh lebih tinggi.
Meskipun pesawat ruang angkasa robotik telah memetakan wilayah ini, belum ada manusia yang pernah melihat lanskap ini sejak era Apollo pada tahun 1972. Karena waktu dan jalur orbit yang spesifik dari misi sebelumnya, area tertentu di sisi jauh bulan tetap tidak teramati sepenuhnya oleh mata manusia. Artemis II bukan sekadar penerbangan; ini adalah misi pengintaian ke perbatasan yang secara visual “gelap” bagi umat manusia selama beberapa generasi.
Cara Menonton Misi
NASA menyediakan liputan komprehensif untuk memungkinkan masyarakat mengikuti perjalanan secara real-time.
- Siaran Langsung: NASA menyiarkan liputan 24/7 melalui YouTube, X (sebelumnya Twitter), situs web resmi mereka, dan berbagai aplikasi TV pintar.
- Pembaruan: Selama pemadaman komunikasi (18:44 – 19:25), rekaman kamera langsung tidak akan tersedia, namun NASA akan memberikan pembaruan berbasis teks di platform resmi mereka.
Misi ini mewakili langkah penting dalam transisi dari observasi bulan ke kehadiran bulan, menandai jangkauan terjauh eksplorasi manusia hingga saat ini.