National Trust melakukan inisiatif selama satu dekade untuk merestorasi pagar tanaman sepanjang 23 kilometer (14 mil) di kawasan Wimpole Hall seluas 1.000 hektar di Cambridgeshire. Proyek berskala besar ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati, meningkatkan ketahanan pertanian terhadap erosi dan kebakaran, serta menciptakan lanskap ekologi yang lebih terhubung.
Mengapa Tanaman Pagar Penting
Pagar tanaman lebih dari sekedar batas pemandangan; kawasan ini membentuk koridor satwa liar yang penting, mendukung ekosistem lahan pertanian, dan memainkan peran penting dalam adaptasi iklim. Penurunan tanaman pagar selama satu abad terakhir telah berkontribusi langsung terhadap hilangnya burung di lahan pertanian dan fragmentasi habitat secara keseluruhan. Memulihkannya merupakan langkah praktis untuk membalikkan tren ini.
Rencana Restorasi Wimpole
Proyek ini mencakup tiga fase utama:
– Coppicing : Mengelola 10% dari lindung nilai yang ada untuk merangsang pertumbuhan kembali.
– Hedgelaying : Membangun pagar tanaman sepanjang 6,7 kilometer (4,1 mil) untuk mendorong pertumbuhan yang lebih padat.
– Penanaman : Menambah pagar tanaman baru sepanjang 13,8 kilometer (8,6 mil), menggunakan sekitar 83.000 pohon dan semak asli.
Teknik-teknik tradisional ini, meskipun terkadang tampak drastis, mendorong pertumbuhan kembali yang cepat dan kuat, sehingga meningkatkan fungsionalitas pagar tanaman. Pada musim dingin ini saja, para relawan dan staf telah menanam 30.000 pohon dan mengerjakan pagar tanaman sepanjang 2,3 kilometer (1,4 mil) yang ada.
Manfaat Selain Keanekaragaman Hayati
Pagar tanaman yang dipulihkan akan menyediakan tempat berlindung dan makanan penting bagi burung-burung lahan pertanian yang terancam seperti corn buntings, yellowhammers, dan linnets. Mereka juga mendukung spesies musim dingin seperti fieldfare dan redwings. Selain memberikan manfaat bagi satwa liar, pagar tanaman juga berfungsi sebagai penahan api alami bagi lahan pertanian dan membantu menstabilkan tanah terhadap erosi, yang semakin penting mengingat adanya perubahan iklim.
Seperti yang dijelaskan oleh manajer pertanian Wimpole, Dave Hassall, setiap bagian yang dipulihkan dibangun berdasarkan jaringan yang lebih besar, sehingga menciptakan sistem yang lebih tangguh dan saling terhubung.
Investasi National Trust dalam restorasi pagar tanaman menggarisbawahi semakin besarnya pengakuan terhadap solusi berbasis alam baik untuk konservasi maupun keberlanjutan pertanian. Proyek di Wimpole Estate berfungsi sebagai model bagaimana restorasi skala lanskap dapat memberikan manfaat bagi keanekaragaman hayati, ketahanan iklim, dan lahan pertanian.

























