додому Berita dan Artikel Terbaru NASA Mempercepat Ambisi Bulan dan Mars dengan Peta Jalan Baru

NASA Mempercepat Ambisi Bulan dan Mars dengan Peta Jalan Baru

0
NASA Mempercepat Ambisi Bulan dan Mars dengan Peta Jalan Baru

NASA bergerak maju secara agresif dengan rencana pangkalan permanen di bulan dan pesawat ruang angkasa bertenaga nuklir untuk misi Mars, menandai perubahan signifikan dalam strategi jangka panjang badan tersebut. Pengumuman yang dibuat pada hari Selasa ini menguraikan langkah-langkah konkrit menuju kehadiran berkelanjutan di Bulan dan pengembangan perjalanan antarplanet yang lebih cepat.

Pengembangan Pangkalan Bulan: Pendekatan Bertahap

Rencana badan antariksa tersebut untuk Bulan akan berlangsung dalam tiga fase berbeda. Fase pertama berfokus pada penetapan pendekatan standar untuk misi bulan, mengganti proyek yang mahal dan hanya dilakukan satu kali dengan eksperimen berulang menggunakan robot pendarat, penjelajah permukaan, dan infrastruktur penting seperti sistem komunikasi. Tujuannya adalah untuk belajar dengan cepat dan efisien.

Fase kedua akan memperkenalkan infrastruktur semi-layak huni, yang memungkinkan astronot sering berkunjung ke permukaan bulan. Hal ini melibatkan pembangunan fasilitas yang mampu mendukung misi berawak reguler. Terakhir, fase ketiga akan fokus pada pembangunan infrastruktur permanen untuk memastikan kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan.

NASA memperkirakan akan menginvestasikan sekitar $20 miliar selama tujuh tahun ke depan untuk mencapai hal ini melalui berbagai misi. Badan tersebut juga mencari kemitraan komersial untuk menggantikan roket Sistem Peluncuran Luar Angkasa dan kapsul Orion yang ada saat ini dengan alternatif yang lebih efisien, dengan tujuan untuk mengontrak setidaknya dua perusahaan untuk tugas ini.

Propulsi Nuklir untuk Perjalanan Mars yang Lebih Cepat

Bersamaan dengan ambisinya ke bulan, NASA juga mempercepat pengembangan pesawat luar angkasa bertenaga nuklir dengan target tanggal peluncuran 2028. Teknologi ini akan secara drastis mengurangi waktu perjalanan ke Mars, sehingga misi berawak menjadi lebih mungkin dilakukan. Meskipun rinciannya masih belum diketahui, langkah ini menandakan komitmen baru terhadap eksplorasi luar angkasa.

Akselerasi Program Artemis

Program Artemis, yang dimulai di bawah pemerintahan Trump, juga akan dipercepat. NASA bermaksud untuk meningkatkan frekuensi misi dari sekali setiap beberapa tahun menjadi dua kali setahun setelah Artemis V pada tahun 2028. Misi Artemis II mendatang, yang dijadwalkan akan segera diluncurkan, akan mengirim astronot mengelilingi Bulan untuk pertama kalinya sejak program Apollo berakhir pada tahun 1972.

“Kami menyebut acara hari ini sebagai Ignition karena ini merupakan awal dari perjalanan transformatif bagi NASA,” kata Administrator NASA Jared Isaacman, menyoroti visi ambisius badan tersebut untuk masa depan.

Pergeseran ke arah misi yang lebih cepat dan terstandar serta kemitraan komersial menunjukkan bahwa NASA memprioritaskan efisiensi dan keberlanjutan dalam upaya eksplorasinya. Perkembangan ini mewakili langkah berani menuju kehadiran manusia dalam jangka panjang di luar Bumi, dengan Bulan yang berfungsi sebagai batu loncatan penting untuk misi Mars di masa depan.

Exit mobile version