Awak misi Artemis 2 NASA telah mencapai tonggak sejarah, memecahkan rekor lama jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi. Namun, keberhasilan teknis misi tersebut disertai dengan momen kenangan yang sangat pribadi ketika para astronot mendedikasikan sebuah landmark bulan untuk orang tercinta yang hilang.
Memecahkan Rekor Apollo 13
Saat pesawat ruang angkasa Orion mencapai jarak puncaknya dari Bumi, ia melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh misi Apollo 13. Meskipun Apollo 13 mencapai jarak maksimum 248.655 mil (400.171 kilometer), awak Artemis 2 terus melaju hingga mencapai jarak 252.760 mil (406.778 kilometer) dari planet asal kita.
Pencapaian ini merupakan lompatan signifikan bagi penerbangan luar angkasa manusia, menandakan kemajuan NASA dalam eksplorasi luar angkasa dan kemampuan teknis pesawat ruang angkasa Orion.
Sebuah “Titik Terang” di Bulan
Di tengah ketepatan teknis misi tersebut, para kru berhenti sejenak untuk menghormati kehilangan pribadi. Spesialis misi Jeremy Hansen mengumumkan kepada Kontrol Misi bahwa kru ingin mendedikasikan fitur bulan khusus untuk Carroll Wiseman, istri komandan misi Reid Wiseman, yang meninggal karena kanker pada tahun 2020.
Para kru mengidentifikasi “titik terang” di sisi dekat Bulan untuk dijadikan peringatan:
– Lokasi: Kawah yang terletak di barat laut kawah Glushko, pada garis lintang yang sama dengan kawah Ohm.
– Usulan Nama: Kawah “Carroll”.
– Simbolisme: Hansen menggambarkan situs tersebut sebagai “titik terang” yang terlihat dari Bumi, menyediakan hubungan angkasa yang langgeng dengan anggota keluarga astronot dekat mereka.
Sebagai bentuk solidaritas, para kru juga memilih untuk menamai kawah terpisah dengan nama pesawat ruang angkasa mereka, Integrity, yang melambangkan ikatan antara penjelajah dan kapal mereka.
Garis Waktu Misi dan Langkah Selanjutnya
Misi tersebut saat ini memasuki fase paling kritis dalam observasi bulan. Pendekatan terdekat kru ke Bulan—yang berjarak sekitar 4.000 mil (6.440 kilometer) dari permukaan bulan—diperkirakan akan berlangsung sekitar tiga jam.
Setelah observasi bulan selesai, kru akan memulai transit kembali ke Bumi.
“Integritas dan Kawah Carroll, nyaring dan jelas,” jawab Kontrol Misi NASA, mengakui dedikasi kru selama penerbangan bersejarah mereka.
Kesimpulan
Dengan memecahkan rekor jarak yang dipegang sejak era Apollo, kru Artemis 2 telah mendefinisikan ulang batas jangkauan manusia. Dengan melakukan hal ini, mereka telah mengubah prestasi teknis menjadi prestasi manusia, dan merangkai warisan pribadi ke dalam geografi Bulan.

























